curug Panganten memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Curug ini dapat
dikatakan merupakan sambungan dari dua sungai yang mengalirinya. Di
bagian atasnya adalah batas akhir sungai Cirende dan bagian bawahnya
adalah hulu dari Sungai Ciliung. Bahkan batang akhir sungai Cirende
sendiri ternyata tersusun dari tiga tangga curug, yaitu Curug Cirende,
Curug Sewu dan terakhir Curug Panganten. Curug Cirende dan Curug Sewu
tidak dapat dilihat langsung dari bawah, karena disamping ketinggiannya
rendah juga terhalang oleh tebing tinggi yang menjadi limpahan air
terjun Curug Panganten.
Legenda
Konon curug tersebut dahulu disebut Curug Sewu. Namun setelah terjadi peristiwa yang mengenaskan yang menimpa sepasang penganten di sekitar lokasi terebut, curug tersebut lebih dikenal dengan nama Curug Panganten.
LokasiLegenda
Konon curug tersebut dahulu disebut Curug Sewu. Namun setelah terjadi peristiwa yang mengenaskan yang menimpa sepasang penganten di sekitar lokasi terebut, curug tersebut lebih dikenal dengan nama Curug Panganten.
Tidak
banyak yang bisa di andalakan mengenai potensi wisata dari daerah
Ciamis ini. Ada beberapa yang memang sudah sangat terkenal seperti Curug
7 Curug Cibolang di daerah Panjalu. Padahal kalau lebih di eksplore
Ciamis punya banyak beberapa potensi wisata/ spot yang indah yang bisa
di jadikan tempat wisata jika pemerintah mau serius. Contohnya Curug
Panganten yang berada di kampung Kepel desa Kepel Kolot kecamatan
Cisaga. Lokasinya tidak jauh dari Wana Wisata Karangkamulyan yang sudah
terkenal itu. Berajarak hanya 3 km setelah melewati jembatan jalan 2
daerah sekitar Karangkamulyan jika arah Tasikmalaya menuju banjar,
setelah itu belok kiri masuk jalan kecil ke arah SPBE. Nah sekitar 10
meter setelah jembatan kita akan menemukan masjid Riyadul Huda kemudian
belok kanan mengikuti jalan kecil yang beraspal dan melewati hamparan
pesawahan yang luas kemudian balok-balok kayu hingga sampai pertigaan
setelah itu belok kanan. Ikuti jalan hingga nanti menemukan tanjakan,
darisana kita berhenti, cukup sampai disana dan kita bisa menitipkan
motor di dekat rumah warga. Jika biasanya jalan menuju ke tempat-tempat
seperti curug itu hancur nah kalo kesini aksesnya lumayan bagus.
Kemudian perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki lurus (bukan jalan
yang menanjak) dan masuk ladang yang lumayan rimbun, sekitar 200 kita
sudah sampai di tempat tujuan. Kebetulan waktu kesini pas musim hujan
jadinya air sedang dalam kondisi besar, area sekitar curug inipun
berubah menjadi sebuah kolam besar. Beda sekali dengan kondisi pas waktu
kering
Terletak di Dusun Kepel Kolot, Desa Kepel, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Propinsi Jawa Barat.
Peta dan Koordinat GPS:
Aksesbilitas
Berjarak sekitar 400 m dari jalan raya Banjar-Ciamis dengan jalan masuknya tepat berada di sisi jembatan Sungai Citanduy. Akses untuk menuju ke Curug Penganten ini tidaklah sulit, dengan beberapa papan petunjuk arah dipersimpangan jalan memudahkan untuk mencapai lokasi tersebut. Juga kondisi jalan yang lumayan baik untuk dilewati kendaran roda dua maupun empat. Pada jarak 50 m sebelum tiba dil lokasi perjalanan dengan kendaraan terhenti, selanjutnya disambung dengan berjalan kaki menyusuri jalan setapak.


Mei 04, 2017

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar